GURU Go!BLOG

Seputar Pendidikan, Blogging, dan lain-lain

Bos yang bukan bos

Posted by Pak Wandi pada 25 Januari 2011

Di tempat kerjaku ini, dapet bos baru setahun nyang lalu, namun kemampuan memimpinnya menurutku kok bukan lebih baik dari 2 bos lama sebelumnya ya, kenapa?

1. Kalawo bos lama, bisa mengambil keputusan dengan langkah nyang mangstab, lhah nyang sekarang malah ragu-ragunya mingsta amplof. 😆

2. Ini nyang lebih mengerikan :

a. Anyak buwah menyodorkan proposal kegiatan.

b. Si bos meng “acc” aka menyetujuhi besarnya dana nyang akan dikeluwarin.

c. Bejitu proposal kita beriken kepada bendahara, ealaaaaahhhhh…. dana nyang sudah mendapatken persetujuwan dari si bos kok DIEDIT, bahkan dianggep terkesan DITOLAK. Inilah nyang kumangsut bos yang bukan bos, nggak kuasa mengatur semuanya, termasuk masalah keuangan.

Inilah nyang membuwat kita-kita nyang jadi anyak buwahnya si bos agak males juga, tidak hanya saya, namun banyak nyang bejitu. Bijimana solusi terbaiknya menurut anda (nyang nomer 2 itu)?

Iklan

12 Tanggapan to “Bos yang bukan bos”

  1. poin yg kedua keren Gan, main acc doang,,,,

  2. BP-BIO said

    wah menurut saya … langsung minta tanda tangan bos aja sewaktu bos bilang ACC, ACCnya secara tertulis … mungkin bendaharanya menyetujuinya.

  3. bayuputra said

    untung bos saya baik dan selalu konsisten dengan apa yang ia katakan .. heee.

  4. Parah buanget ya!?!?!

  5. gaya hidup said

    tunggu jadi bos dulu ya Pak Guru Wandi, baru bisa kasih solusinya
    (kapan ya ?) 😛
    salam

  6. Wah, yang nomor 2c diganti saja kalau begitu,…hehe. salam dari pekalongan

  7. roby said

    btw btw tentang bos, saya senang karena semasa saya smp saya sekolah gratis….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: